Assalamu'alaikum | Members area : Register | Sign in
About me | SiteMap | Arsip | Terms of Use | Dcma Disclaimer

Alamat :

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
Menuntut ilmu merupakan kewajiban atas setiap muslim. [HR. Ibnu Majah, No: 224]

Pondok Pesantren As Sunnah Batu
Dusun Jeding, Junrejo, Kec. Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur 65321
Map : https://goo.gl/maps/8DLBKCUjpWayDCpJ8

MAHAD AS SUNNAH
Jl. Ikan Hiu II, Purwodadi, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur 65142
Map : https://goo.gl/maps/Dip7gM2VoAZ7DtXz6

Mahad As Sunnah Lil Banat (Putri)
Jl. Achmad Yani Gg. II, Blimbing, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur 65126
Map : https://goo.gl/maps/Gxa7Er7Pj6GyNFHW6


Situs Ulama

Situs Ulama

Site Map - Daftar Isi Blog

Majalah Asy Syariah

Majalah Qudwah

Pengunjung

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

HUKUM KENCING SAMBIL BERDIRI

Rabu, 04 Desember 2019

✋🏻⁉️🌷🌺 HUKUM KENCING SAMBIL BERDIRI

✍🏻 Asy-Syaikh Al-Allamah Abdul Aziz bin Baz rahimahullah

📬 Pertanyaan:

هل يجوز أن يبول الإنسان واقفا، علما أنه لا يأتي الجسم والثوب شيء من ذلك؟

Apakah boleh seseorang kencing sambil berdiri, dalam keadaan badan dan pakaiannya tidak terkena (najis) sedikitpun?

🔓 Jawaban:

لا حرج في البول قائما ولاسيما عند الحاجة إليه، إذا كان المكان مستورا لا يرى فيه أحد عورة البائل، ولا يناله شيء من رشاش البول

Tidak mengapa kencing sambil berdiri,  lebih-lebih tatkala ada hajat untuk itu. Apabila tempatnya tertutup tidak ada seorangpun yang melihat aurat orang yang kencing tadi, dan tidak mengenainya
cipratan air kencingnya.

لما ثبت عن حذيفة رضي الله عنه

Berdasarkan riwayat yang tsabit dari Hudzaifah radhiyallahu anhu:

أن النبي صلى الله عليه وسلم أتى سباطة قوم فبال قائما

"Sesungguhnya Nabi ﷺ pernah mendatangi tempat sampah suatu kaum,  lalu beliau kencing sambil berdiri." (Muttafaq 'alaih)

ولكن الأفضل البول عن جلوس؛ لأن هذا هو الغالب من فعل النبي صلى الله عليه وسلم، وأستر للعورة، وأبعد عن الإصابة بشيء من رشاش البول.

Akan tetapi yang lebih utama kencing sambil duduk,  karena ini adalah kebanyakan perbuatan Nabi ﷺ, hal ini lebih menutup aurat dan lebih selamat dari terkena cipratan air kencingnya.

📚 Sumber || http://www.binbaz.org.sa/fatawa/322

🌏 Kunjungi || https://goo.gl/zkwfos

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

Mengkhususkan Ziyarah Kubur Pada Waktu Tertentu Tidak Ada Asalnya

Rabu, 15 Mei 2019

💥⚠️⛔️🔥 MENKHUSUSKAN ZIYARAH KUBUR PADA WAKTU TERTENTU TIDAK ADA ASALNYA

✍🏼 Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata:

المشروع أن تزار القبور في أي وقت، أما التخصيص بيوم أو ليلة معينة فبدعة لا أصل له.

"Yang disyariatkan adalah dengan menziarahi kuburan kapan saja, adapun mengkhususkan hari atau malam tertentu, maka hal itu merupakan bid’ah karena tidak ada asalnya."

📚 Majmu’ul Fatawa, jilid 13

🌍 Sumber || https://twitter.com/durra_salafiyaa/status/857833860071116800

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

MENYENTUH KEMALUAN TANPA SYAHWAT TIDAK MEMBATALKAN WUDHU

Kamis, 04 Oktober 2018

✍🏼 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

‏إذا وضأت المرأة طفلها أو طفلتها ومست الفرج فإنه لا يجب عليها الوضوء، وإنما تغسل يديها فقط، لأن مس الفرج لغير شهوة لا يوجب الوضوء.

"Jika seorang wanita menceboki bayinya baik laki-laki atau perempuan dan dia menyentuh kemaluan maka tidak wajib berwudhu, tetapi cukup dengan mencuci kedua tangannya saja, karena menyentuh kemaluan tanpa syahwat tidak mengharuskan untuk berwudhu."

📚 Majmu’ul Fatawa, jilid 4 hlm. 203

🌍 Sumber || https://twitter.com/ak0555550/status/922303054883500032

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

BENARKAH PERIODE SALAF TELAH BERAKHIR

✍🏼 Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah

📪 Pertanyaan:

Fadhilatus Syaikh, semoga Allah memberi taufik kepada Anda, ada pihak yang mengatakan bahwa periode Salaf adalah periode yang telah datang dan telah berakhir, dan kita tidak bisa menerapkannya…

🔓 Jawaban:

Berakhir menurut dia sendiri, karena dia tidak menyukai Salaf dan tidak ingin menempuh manhaj mereka. Adapun bagi Ahlus Sunnah wal Jama’ah, maka periode Salaf akan tetap ada hingga menjelangnya hari kiamat. Akan tetap ada hingga hari kiamat dan belum berakhir, walhamdulillah.

📚 Sumber || http://www.bayenahsalaf.com/vb/showthread.php?p=67139

🌍 Kunjungi || http://forumsalafy.net/benarkah-periode-salaf-telah-berakhir/

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎

HUKUM MENGGUNAKAN PENANGGALAN HIJRIYAH

✍🏼 Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah

📬 Pertanyaan:

هل التأريخ بالتاريخ الميلادي يُعتبَرُ من موالاة النصارى‏؟‏

Apakah penanggalan menggunakan kalender Masehi teranggap sikap loyal kepada orang-orang Nashara?

🔓 Jawaban:

لا يُعتبَرُ موالاة، لكن يعتبر تشبُّهًا بهم‏.‏ والصَّحابة رضي الله عنهم كان التاريخ الميلادي موجودًا، ولم يستعملوه، بل عدلوا عنه إلى التاريخ الهجريِّ، وضعوا التاريخ الهجريَّ

Tidak teranggap sikap loyalitas, tetapi teranggap sikap tasayabbuh  (menyerupai) mereka.  Pada masa Shahabat radhiyallahu anhum ada penanggalan Masehi, namun mereka tidak menggunakannya, bahkan mereka berpaling kepada penanggalan Hijriyah dan menggunakan penanggalan Hijriyah.

ولم يستعملوا التاريخ الميلادي، مع أنه كان موجودًا في عهدهم، هذا دليل على أنَّ المسلمين يجب أن يستقلُّوا عن عادات الكفَّار وتقاليد الكفَّار، لا سيَّما وأنَّ التَّاريخ الميلاديَّ رمز على دينهم؛ لأنه يرمز إلى تعظيم ميلاد المسيح والاحتفال به على رأس السَّنة، وهذه بدعة ابتدعها النصارى؛ فنحن لا نشاركهم ولا نشجِّعهم على هذا الشيء

Mereka tidak menggunakan penanggalan Masehi, padahal ada di masa mereka. Ini menunjukkan bahwa kaum Muslimin wajib untuk membebaskan diri dari budaya orang-orang kafir dan tidak membebek mereka. Terlebih lagi penanggalan dengan kalender Masehi merupakan symbol agama mereka, karena menunjukkan pengagungan kelahiran Al-Masih dan memperingatinya di awal tahun. Ini merupakan bid’ah yang diada-adakan dalam agama Nashara, sehingga kita tidak ikut-ikutan dengan mereka dan tidak pula menganjurkan perkara ini.

وإذا أرَّخنا بتاريخهم؛ فمعناه أنَّنا نتشبَّه بهم، وعندنا ولله الحمد التاريخ الهجريُّ، الذي وضعه لنا أمير المؤمنين عمر بن الخطاب رضي الله عنه الخليفة الرَّاشد بحضرة المهاجرين والأنصار، هذا يغنينا‏.‏

Jika kita menggunakan penanggalan kalender mereka, artinya kita melakukan tasayabbuh dengan mereka, padahal kita memiliki penanggalan Hijriyah yang telah dicanangkan bagi kita oleh Amirul Mu’minin Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu anhu di hadapan orang-orang Muhajirin dan Anshar, dan ini telah mencukupi kita.

📚 Sumber Artikel || Al-Muntaqa min Fataawa Al-Fauzan, bab Aqidah, pertanyaan no. 269

🌏 Kunjungi || http://bit.ly/2xGbSND

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

BOLEH MEMBERIKAN DAGING KURBAN KEPADA ORANG KAFIR YANG TIDAK MEMUSUHI UMAT ISLAM

✍🏼 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

يجوز للإنسان أن يُعطي الكافر من لحم أضحيته صدقة بشرط: ألا يكون هذا الكافر ممن يقتلون المسلمين.

"Boleh bagi seseorang untuk memberikan sebagian daging kurbannya kepada orang kafir sebagai shadaqah, dengan syarat orang kafir tersebut bukan termasuk orang-orang yang memerangi kaum muslimin."

📚 Majmu’ul Fatawa, jilid 25 hlm. 133

🌍 Sumber || https://twitter.com/ak0555550/status/903324857601011712

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

MEMBUNUH ANJING YANG MENGGANGGU

✍🏻 Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah

📬 Pertanyaan:

*أمام منزلي جبل يجتمعوا فيه عدد من الكلاب - أكرمكم الله - تخيف الصغار بأصواتها وتقضنا من النوم، فهل يجوز لنا أن نقتلها بمادة سامه أو رميها بالبندقية؟*

Di depan tempat tinggal saya ada bukit yang di sana banyak anjing yang suaranya membuat anak-anak ketakutan dan… dari tidur, maka bolehkah bagi kami untuk membunuhnya dengan racun atau menembaknya dengan senapan?

🔓 Jawaban:

هذا آخر شي إذا أنه ما أفاد فيها الطرد ما بقي إلا قتلها تقتلها، الذي يؤذي من الحيوانات ولا يندفع أذاه إلا بقتله يقتل

Ini cara terakhir, jika dengan mengusirnya tidak ada manfaatnya lalu tidak ada pilihan lain kecuali dengan membunuhnya maka engkau boleh membunuhnya. Hewan-hewan yang mengganggu dan gangguannya tidak bisa dihindari kecuali dengan membunuhnya maka hewan tersebut boleh dibunuh.

📚 Sumber || http://alfawzan.af.org.sa/node/14801

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

BOLEHKAH SUAMI MELARANG ISTERINYA BEKERJA

Rabu, 03 Oktober 2018

✒📂 Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah

📬 Pertanyaan ke-74: Saya seorang pengajar dan menikah dengan seorang pengajar wanita sejak 4 tahun yang lalu dan kami telah dikaruniai seorang anak. Kami telah melalui masa tersebut dan hidup dalam masalah yang disebabkan oleh keluarganya, kerabatnya, teman-temannya. Saya tidak melihat yang dapat mengeluarkan (dari masalah tersebut) selain melarangnya dari bekerja. Apakah yang demikian itu boleh bagi saya (untuk melarangnya bekerja)?

🔓 Jawab: Boleh bagimu untuk melarang istrimu bekerja dan memaksanya atau memerintahkannya untuk tinggal di rumah dan mencurahkan sepenuh waktunya untuk mendidik anak dan mengurus urusanmu (di rumah).

Dan tidak boleh baginya untuk bekerja di luar rumah kecuali dengan ridhamu dan izinmu jika engkau membutuhkannya.

Hal ini karena engkau adalah pemimpin atasnya sebagaimana di dalam ayat dari surat An-Nisaa`: "Laki-laki adalah pemimpin bagi wanita karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita) dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka".

📚 Sumber: http://tiny.cc/binbaz

📝 Alih bahasa: Syabab Forum Salafy

💻🌐 WSI ~ http://forumsalafy.net/bolehkah-suami-melarang-istrinya-bekerja/

⏩ Gabung bersama telegram Salafy Indonesia, klik http://telegram.me/forumsalafy
▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪

MENIKAHKAN ANAK YANG TIDAK SHOLAT

✒📂 Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah

📬 Pertanyaan ke-38: Saya mempunyai anak laki-laki yang ingin menikah, sementara dia tidak melaksanakan shalat dan dia juga melakukan sebagian perkara maksiat. Saya ingin menikahkannya karena bisa jadi dan saya berharap dengan menikahkannya itu dapat meluruskan perjalanan hidupnya. Maka apakah yang demikian itu diperbolehkan bagi saya? Apa nasihat Anda -semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan-? Bersama harapan kami, doa kami untuknya dan semoga Allah memberi taufik kepada Anda.

🔓 Jawab: Yang wajib atasmu adalah menasihatinya dan memerintahkannya untuk shalat. Tidak ada kewajiban bagimu untuk menikahkannya sampai dia melaksanakan shalat, karena orang yang meninggalkan shalat itu kafir (jatuh kepada kekafiran).

Ini didasarkan pada sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam: "(Batas) Antara seseorang dengan kekafiran adalah perbuatan syirik dan meninggalkan shalat". Dan juga sabda beliau shallallahu 'alaihi wa sallam: "Perjanjian antara kita dan mereka (orang-orang kafir) adalah shalat, barangsiapa yang meninggalkannya maka dia telah kafir"; hadits dikeluarkan oleh Ahmad dan ahlus Sunan yang empat dengan sanad yang shahih.

Kita memohon hidayah kepada Allah untuk kita dan untuknya dan kita memohon kepada Allah agar Dia membantumu dalam memperbaikinya. Dan di antara sebab-sebab yang dapat mengantarkan kepada perbaikannya adalah memperingatkannya dari duduk-duduk dengan orang yang jelek/tidak baik dan memberinya wasiat agar bermajlis atau berkumpul dengan orang-orang yang baik. Kita memohon pertolongan kepada Allah untukmu dan untuknya pada setiap hal yang dapat memperbaiki keadaannya.

📚 Sumber: http://tiny.cc/binbaz

📝 Alih bahasa : Syabab Forum Salafy

💻🌐 Klik WSI ~ http://forumsalafy.net/menikahkan-anak-yang-tidak-sholat/

▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪

JANGAN JADI PENYEBAB SYARIAT TA'ADDUD DI BENCI

📬 Pertanyaan : Mohon nasehatnya ustadz, kenapa dikalangan salafiyyin masih agak sedikit tersedak ketika mendengar ada yang ta'addud, terutama ummahat seakan-akan prihatin, apa karena belum faham ilmunya atau karena masih di kuasai perasaan yang salah?

🔓 Dijawab oleh : al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy hafizhahullah

📂 Tanya Jawab Kajian Ilmiyah Ma'had Dzunnurain Limo Depok || Ahad malam Senin 27 Muharam 1436H/08 Nopember 2015M

💻🌐 WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ http://forumsalafy.net
⏩ http://telegram.me/forumsalafy

▪▪▪▪🔊🔘📢▪▪▪▪

HUKUM ASURANSI JIWA

✍🏻 Asy-Syaikh Shalih Fauzan al-Fauzan hafizhahullah:

📬 Pertanyaan:

ما الحُكم الشرعيِّ في نَظَرِكُم في الَّتَأْمِين على النفس الحياة ؟


Apa hukum syar'i menurut pandangan anda tentang asuransi jiwa?

🔓 Jawaban:

التأمين لا يجوز بجميع، التأمين التجاري لا يجوز بِجميع صُوَرِهِ لأنهُ أكلٌ للمال بالباطل وقد صدر فيهِ قرار مِنْ هيئة كِبار العلماء بِتَحْرِيمِهِ .

Asuransi tidak diperbolehkan dengan segala jenisnya, asuransi perdagangan tidak boleh dengan segala bentuknya. Karena asuransi termasuk memakan harta dengan cara yang batil. Dan telah terbit ketetapan dari Hai'ah Kibarul 'Ulama tentang pengharamannya.

🌏 Sumber || http://www.alfawzan.af.org.sa/node/15992

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

HUKUM MENGGUNAKAN BEJANA DARI EMAS DAN PERAK UNTUK HIASAN

Selasa, 18 September 2018

✍️ Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata :

Ada perselisihan di antara ulama dalam masalah ini. Sebagian ulama ada yang berpendapat bahwa menggunakan bejana dari emas dan perak adalah haram, sama saja apakah digunakan atau tidak (sekedar untuk disimpan), apakah digunakan untuk makan dan minum atau selainnya. Akan tetapi yang benar adalah diharamkan penggunaannya untuk makan dan minum saja.

✅ Hal ini karena Nabi ﷺ hanya melarang makan dan minum dengannya. Larangan ini mengkhususkan keumuman firman Allah ta'ala :

هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعاً

Dialah yang menciptakan untuk kalian semua yang ada di bumi seluruhnya. (Al-Baqarah:29)

Jika setiap sesuatu yang ada di bumi ini untuk kita, maka kita boleh memanfaatkannya selama tidak dilarang, termasuk menggunakannya untuk hiasan atau -sebagai contoh- untuk selain makan dan minum. Sebagaimana dibolehkan  untuk menyimpan obat-obatan, dirham dan yang semisalnya.


✅ Inilah yang benar. Ketika Rasul ﷺ hanya melarang untuk makan dan minum, maka diamnya beliau dari penggunaan yang lain menunjukkan pembolehannya. Inilah yang kuat menurutku. Pada permasalahan ini ada perbedaan pendapat di antara para ulama.


📚 Liqa Babil Maftuh (150)

حكم اتخاذ آنية الذهب والفضة للزينة
هذه فيها خلاف بين العلماء: من العلماء من يقول: إن اتخاذ آنية الذهب والفضة حرام سواء استعملت أو لم تستعمل، سواء استعملت في الأكل أو الشرب أم في غيرهما. ولكن الصحيح: إنما يحرم استعمالها في الأكل والشرب فقط؛ لأن النبي صلى الله عليه وسلم إنما نهى عن الأكل والشرب، والنهي تخصيص؛ لعموم قوله تعالى: ﴿ هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعاً﴾ [البقرة:29] فإذا كان كل ما في الأرض فهو لنا ننتفع به حيث لا نهي فيه فإنه يدخل في ذلك اتخاذه للزينة أو استعمالها مثلاً في غير الأكل والشرب. كما أذن استعمالها في حفظ بعض الأدوية وحفظ الدراهم وما أشبه ذلك، هذا هو الصحيح، وإذا كان الرسول إنما نهى عن الأكل والشرب فسكوته عن بقية الانتفاع يدل على الجواز. هذا هو الذي يترجح عندي والمسألة فيها خلاف بين العلماء.

📘 لقاء الباب المفتوح [150]
➖➖➖

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon

📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilimiah


◻️◻️◻️◻️◻️◻️◻️◻️◻️◻️◻️

HUKUM MEMANFAATKAN KULIT BANGKAI

✍️ Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata :


✅ Jika bangkai tersebut termasuk hewan-hewan yang halal dengan disembelih seperti hewan ternak, maka boleh dimanfaatkan kulitnya, tetapi setelah disamak, karena dengan penyamakan yang menghilangkan bau busuk dan tidak enak, kulit ini menjadi suci dan boleh digunakan untuk segala sesuatu hingga sesuatu yang basah sekalipun menurut  pendapat yang kuat. Karena ia menjadi suci dengan penyamakan tersebut, sebagaimana sabda Nabi ﷺ :

يطهرها الماء والقرظ

Air dan daun akasia dapat menyucikannya.

✅ Adapun jika kulit berasal dari hewan-hewan yang tidak menjadi halal dengan disembelih maka di sinilah tempat perselisihan para ulama. Wallahu a'lam.

📚 Silsilah Fatawa Nur 'alad Darb : kaset no. 98

حكم الانتفاع بجلد الميتة
قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله :
إذا كانت من حيوانٍ يباح بالذكاة كبهيمة الأنعام فيجوز الانتفاع بجلدها، لكن بعد الدبغ؛ لأنه بالدبغ الذي يزول به النتن والرائحة الكريهة يكون هذا الجلد طاهراً يباح استعماله في كل شيء حتى في غير اليابسات على القول الراجح؛ لأنه يطهر بذلك كما قال النبي عليه الصلاة والسلام: يطهرها الماء والقرض. وأما إذا كان الجلد من حيوانٍ لا يحل بالذكاة فهذا موضع خلافٍ بين أهل العلم، والله أعلم.
📘 سلسلة فتاوى نور على الدرب : الشريط رقم [98]

➖➖➖

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon

📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilimiah


◻️◻️◻️◻️◻️◻️◻️◻️◻️◻️◻️

Mengapa Sebagian Wanita Tidak Merasakan Manisnya Iman dan Lezatnya Ibadah?

Minggu, 16 September 2018

✍🏼 Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

لَا ﺗَﺠِﺪُ ﺍلْمَرْﺃَﺓُ ﺣَﻼﻭَﺓَ ﺍﻷَﻳْﻤَﺎﻥِ ﺣَﺘَّﻰ ﺗُﺆَﺩِّﻱَ ﺣَﻖَّ ﺯَﻭْﺟِﻬَﺎ.

"Seorang istri tidak akan merasakan manisnya iman, sampai dia menunaikan hak suaminya."

📚 Shahih at-Targhib wat Tarhib, no. 1939

🌍 Sumber || https://twitter.com/MonjedHaddad/status/906881447499321345

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

Hukum Wudhu Dengan Air Yang Berubah Karena Lama Didiamkan

Rabu, 12 September 2018

✍ Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata :
 Air yang berubah karena lama didiamkan ini boleh digunakan untuk berwudhu dan mandi, karena Nabi ﷺ bersabda: "Air itu suci dan menyucikan, tidak ada sesuatu pun yang menjadikannya najis." 
欄 Para ulama pun sepakat bahwa air jika berubah dengan sebab najis maka ia menjadi najis. Adapun perubahan pada air tersebut akibat lama didiamkan bukanlah perubahan karena najis, meskipun ia telah berubah menjadi hijau atau tidak enak baunya. Maka, air tersebut tetap suci dan menyucikan, boleh digunakan untuk bersuci, baik mandi, berwudhu, ataupun menghilangkan najis.
 Silsilah Fatawa Nur 'alad Darb, kaset no. 221
حكم الوضوء من الماء المتغير بطول المكث
هذا الماء الذي يتغير من طول مكثه يجوز الوضوء به والغسل منه؛ لأن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «الماء طهور لا ينجسه شيء»، وأجمع العلماء على أن الماء إذا تغير بالنجاسة صار نجساً، وهذا التغير الذي يحدث للماء من طول مكثه ليس تغيراً بالنجاسة، حتى وإن اخضر، أو صارت له رائحة كريهة، فإنه طهور يجوز التطهر به غسلاً ووضوءاً وإزالة للنجاسة.
 سلسلة فتاوى نور على الدرب الشريط رقم [221]
➖➖➖
 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
 Menyajikan artikel dan audio kajian ilimiah
◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻

Ta'awwun Pembangunan Asrama Putra Ponpes as Sunnah Junrejo Batu

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على رسول لله وعلى آله وصحبه اجمعين. أما بعد

Dengan berjalan nya waktu, alhamdulilah jumlah santri semakin bertambah banyak dan dengan ini menuntut kita dari panitia untuk menambah sarana dan prasarana bagi santri terutama Asrama ( untuk tempat tinggal mereka ).

Oleh karena itu kami menghimbau segenap kaum muslimin untuk ikut berdo'a dan berta'awun dalam program Pembangunan Asrama Putra Tahap 1 dari 6 Tahap yang direncanakan insyaallah.

Adapun kebutuhan anggaran tahap awal untuk pembangunan Tahap 1 Kurang Lebih sebesar Rp. 406.000.000,-

Dan juga kami mengajak kaum muslimin untuk berlomba-lomba bershadaqah jariyah dengan mengharap ridho Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Bagi yang ingin bershadaqah jariyah dalam bentuk uang bisa ditransfer melalui:

Rekening Ta'awun Pembangunan Ponpes As-Sunnah Junrejo Batu

BCA: 8160790912
MANDIRI: 144-00-1271599-8
a/n A. Ruzano Sjofka

Dan dimohon konfirmasi setelah ada pengiriman ke Abu Abdillah Fauzan :081252258108

Bagi yang ingin bershodaqoh jariyah berupa Uang Tunai atau Material Bangunan serta RAB secara detail bisa langsung menghubungi panitia:
Abu Ammar Lutfi Bajuber 081233240961
Abu Abdillah Fauzan 081252258108
Abu Mush'ab Faishol 081334415668

Atas do'a dan ta'awun antum semua kami ucapkan Jazaakumullahu khairan wa Baarakallahu fiikum

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mengetahui :
Asatidzah Pembina Ponpes As-sunnah :
▪Al Ustadz Usamah bin Faisol Mahri
▪Al Ustadz Ahmad Khodim
▪Al Ustadz Abdusamad Bawazir

Panitia Pembangunan Ponpes As-sunnah Junrejo Batu