✍๐ผ Asy-Syaikh Abdul Mu’thy bin Jayid ar-Ruhaily hafizhahullah berkata:
ูููุตูุญุฉ ุงููุฑุฏูุฉ ุฃุซุฑ ุจุงูุบ ูู ุงูุงุณุชุฌุงุจุฉ؛ ููุชู ุณ ูููุง ุงูู ูุตูุญ ู ุญุจุฉ ุงููุงุตุญ ูุตุฏูู، ููุดุนุฑ ุจุฎููู ู ู ุงูุชุดูู ูุงูุงูุชูุงุต ูุงุณุชุณุฑุงุฑู ุจุงููุตูุญุฉ ุฏูู ุณู ุงุน ุฃุญุฏ.
"Menasehati secara pribadi memiliki pengaruh yang dalam bagi diterimanya nasehat, karena padanya seorang yang dinasehati merasakan kecintaan dan kejujuran orang yang menasehatinya, jadi dengan berduaan dia tidak merasakan adanya pelampiasan kemarahan atau kebencian dan penghinaan, karena orang yang menasehatinya merahasiakan nasehatnya tanpa didengar oleh siapapun."
๐ Sumber || https://twitter.com/alrohaily1437/status/838822449709998080
⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
๐๐๐๐๐๐๐๐๐